Sabtu, 04 April 2015

Benarkah Sering-sering Periksa USG Kehamilan Bisa Bahaya?

Benarkah Sering-sering Periksa USG Kehamilan Bisa Bahaya?


Utk mengetahui hamil tidaknya seseorang secara akurat, metode ultrasonografi dijamin memberikan jawaban yang valid. Seperti namanya, metode ini menggunakan gelombang yg dipancarkan ke dlm rahim ibu. Beberapa org menganggap cara ini berbahaya jika terlalu sering digunakan.

”USG gunanya utk mengetahui hamilnya di dalam atau di luar rahim, mengetahui kandungannya tunggal atau kembar dan mengetahui kelainan awal pada bayi, apakah terjadi hamil hampa atau hamil anggur,” terang dr Frizar Irmansyah, SpOG, dokter kandungan dari RS Pusat Pertamina seperti ditulis pada Rabu (3/4/2013). http://modernlivingroom.org/furniture/modern-living-room-chairs/

dr Frizar menceritakan bahwa USG ini perlu dilakukan pada 3 bulan pertama kehamilan. Untuk selanjutnya, metode USG bermanfaat utk mengetahui bagaimana perkembangan bayi di dalam kandungan serta plasentanya, bahkan jg dapat untuk memperkirakan jenis kelamin bayi.

Pada usia kehamilan 18-23 minggu, kelainan struktural janin telah dpt terdeteksi dengan menggunakan USG. Saat usia kehamilan 30 - 34 minggu, kelainan posisi & pertumbuhan janin sudah dpt diketahui. Kondisi plasenta, tali pusat dan kecukupan air ketubannya juga bisa diketahui.

Hasil pemeriksaan akan diberikan kepada ibu hamil dlm bentuk foto, mirip seperti hasil pemeriksaan rontgen. Bedanya, metode rontgen menggunakan sinar X yang menghasilkan radiasi, sedangkan USG menggunakan metode suara dgn frekuensi 20.000 Hertz yg lebih aman.

Metode USG mempunyai beberapa berbagai jenis tipe, yaitu 2D, 3D serta 4D. Secara umum ketiga macam USG ini mempunyai tujuan yg sama, hanya saja semakin besar dimensinya, maka gambar yang muncul akan semakin detail terlihat. Dr Frizar menerangkan perbedaan detailnya adalah sebagai berikut:

- USG 2D menghasilkan gambaran foto biasa yang nampak dari 1 sisi, yaitu dari sisi panjang, lebarnya serta sisi samping.
- USG 3D menghasilkan gambaran foto dengan ketebalan seperti nonton film 3D, jadi seperti aslinya.
- USG 4D menghasilkan gambaran yg bisa bergerak real time, jadi terlihat seperti menonton film.

Menepis kekhawatiran mengenai dampak negatifnya bila sering digunakan, dr Frizar menjelaskan bahwa USG aman digunakan. Metode ini cuma menggunakan gelombang suara jadi tdk melepaskan radiasi yg dpt merusak seperti pada prosedur sinar X.

”Minimal 3 kali. Sekali pada trimester pertama, trimester kedua & ketiga. Gak akn menimbulkan dampak apa-apa karena ini bukan x-ray, paling-paling siapkan dompetnya saja,” pungkas dr Frizar.

5 Cara Mudah Kembali Langsing Setelah Melahirkan Modern Living Room Chairs

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar